Untuk pertama kalinya dalam hidup, saya ingin mengucapkan Terima kasih kepada Ayah yang telah pergi meninggalkan saya. Ceritanya begini tadi malam saya menonton acara Talk Show Hitam Putih yang bintang tamunya adalah Pemeran Habibi Ainun " Reza Rahardian "
Bukan saya ingin menceritakan siapa dia, sedang apa dia, atau punya kegiatan apa dia, tetapi saya ingin menceritakan apa yang ia tuturkan tentang ayah dalam kehidupannya.
Saya tercenggang dengan penuturan ceritanya, bahwa si aktor itu punya kemiripan dengan cerita hidup saya.
Ayahnya yang pergi meninggalkan dia dan keluarganya. Ibunya harus menjadi single fighter, dia ditinggalkan org yang seharusnya menjadi pelindung, panutan, pemberi kasih sayang. Akhh semua itu sama dengan ku.
Bedanya kini, dia dengan saya adalah :
Dia : Telah mampu menjadi pribadi yang bisa menerima proses kehidupan dengan bijak, ikhlas, kuat, dan protektif dengan keluarganya. yang paling luar biasa Memaafkan dan Berterima kasih kpd ayahnya untuk kepergiannya, dia bilang "kalau saja ayah saya tidak pergi meninggalkan dia dan keluarganya mungkin saja keadaannya tidak akan sebaik sekarang, mungkin dia tidak akan jadi seperti sekarang ini, bahwa sesungguhnya Tuhan benar-benar mempunyai rencana terbaik untuk hidupnya, dan dia sangat bersyukur dengan keadaan ini ( kalimat ini membuat rasa perih, malu dan penyesalan kepada mu Ya Allah..)"
Saya : masih menjalani proses kehidupan ini dengan berupaya untuk kuat tetapi lemah, berani tetapi selalu takut, percaya tetapi gelisah, ikhlas tetapi selalu terbayang-bayang, melupakan tetapi selalu trauma dengan pengkhianatan.
Reza Rahardian kamu membuat saya tercenggang bahwasanya bagaimana kamu bisa berdamai dengan masa lalu mu yang seperti itu.
Karena ceritamu sekarang ini saya bertekad untuk menata kembali hati saya, mencoba berdamai dengan masa lalu , bersyukur kpd Mu ya Allah dan bertaubat atas kesedihan dan ketidakmenerimaan ini. Terima kasih atas segala penghidupan ini, terima kasih atas kesempatan menikmati rasa sakit ini, karena rasa sakit ini membuat saya, ibu, kakak dan 2 adik saya membuat kami lebih menjadi satu, lebih saling memiliki, lebih saling menggegam tangan yang lainnya.
Terima kasih ayah karena kepergianmu dan pengkhiatanmu adalah sumber terbesar pelajaran bagi kami. Sekarang kami sudah bahagia, hidup sejahtera, punya suami yang insyaallah baik, pnya pekerjaan yang baik, sekolah kami selesai dengan baik, Ibu kami punya anak-anak yang baik.
Semua itu sekarang saya merasa lebih dari cukup, lebih dari segala yang saya butuhkan.
Pergilah Ayah saya merelakan mu, karena itu sudah takdir mu dan takdir kami.
#Bahagia
Tidak ada komentar:
Posting Komentar