Cari Blog Ini

Minggu, 30 Juni 2013

Belanja Online Si Penyelamat Hobiku



Hobiku itu mengkoleksi buku bacaan. Membeli dan mengkoleksinya saja, membacanya nanti – nanti pas ketemu waktunya dan moodnya yang pas. Tetapi sering juga bukunya hanya dibeli dan disentuhnya Cuma sekali-sekali tidak diselesaikan sampai akhir.  Namun, sejak menikah satu tahun yang lalu, salah satu hobiku ini agak tersandung dengan sedikit larangan  dari si suami tercinta. Kenapa ? Ya itu tadi, belinya aja yang rajin bacanya belum tentu :D. Maka dari itu setiap kami pergi ke mall dengan enggannya dia malas menemani aku masuk ke toko buku.  Dengan berbagai cara dia pasti berhasil mengalihkan aku agar tidak pergi ke toko buku.

Hemm menyebalkan kalau sudah seperti ini !

Tapi sekarang tradaaa….sejak maraknya belanja online, transaksi ini menyelamatkan hobiku, hehehee. Aku bisa bebas berbelanja – belanjiii memilih buku yang aku suka ( tapi tetep koq ijin sms ke suami ). Berbekal dari hasil pertapaan di mbah google aku menemukan beberapa situs penjualan buku online namun pilihanku jatuh pada www.gramediaonline.com.  Karena selain online shop, toko benerannya sudah sering aku kunjungi. Di situs ini proses sangat mudah, informasinya lengkap, pilihan pembayarannya lumayan banyak dan konfirmasinya pun cepat. Pengiriman barang wilayah jabodetabek 1-3 hari, kalau untuk wilayah lain kurang tahu juga berapa lamanya. Selama ini aku belum pernah kecewa dengan pelayanannya.
Pokoknya belanja buku online itu menyelamatkan hobiku.

sebenanarnya tulisan ini akan diikutsertakan pada salah satu giveaway cuma karena ga pede jadilah di publish di blog sendiri ajah. heheheee...hitung-hitung latihan menulis.

sumber gambar : http://www.mycit.ie/contentfiles/images/library/library_books.jpg


Senin, 24 Juni 2013

Prompt #18 Maafkan bunda

Sore itu aku tidak tahu apalagi penyebabnya lisa mengamuk kembali, Aku terbangun. Lisa yang tidur disampingku, meronta - ronta dan menjerit. Aku berlari keluar dari kamar. Sudah ada abi, dan pengasuhnya yang coba menenangkan lisa, namun pada saat seperti ini hanya aku, bundanya yang mampu menenangkan lisa.

" Ada apa nak ? " tanya bunda.

Lisa tidak menjawab. Hanya mata yang melotot tajam ke arah ku yang ku dapat.

" Mari sayang bunda peluk " seru ku lagi.

Aku berjongkok mendekatinya. Bukannya menyambut pelukanku lisa berlari dan menjauh dariku. Ini tidak seperti biasannya. Lisa selalu menyukai pelukanku.

" Ada apa ini? kenapa dengan anakku? "

Aku meyusul lisa ke kamar, ku dapati dia sedang mencoret-coret gambar yang kami buat tadi malam, betapa hatiku berdegup kencang. bahwa coretannya  adalah tulisan.

" lisa tidak suka adik "

"bunda sayang adik"

" adik perut pergi dengan bunda "

tadi pagi memang aku dan suami pergi meninggalkan dia dengan pengasuhnya untuk check up ke dokter kandungan, aku urung membawanya karena lisa masih tertidur padahal aku menjanjikannya sejak tadi malam.

Maafkan bunda nak, karena telah mengingkari janji padamu.