Cari Blog Ini

Senin, 01 Juli 2013

Penantian

Selama hampir tiga puluh lima tahun, perempuan itu selalu duduk dengan takzim di beranda rumah setiap sore hari sampai dengan matahari tenggelam.

Rambutnya kini telah memutih, tubuhnya sudah kian lemah, namun sinar matanya masih sama. Sinar mata akan keyakinannya pada sebuah janji yang akan dipenuhi.

" Bu.. mari kita masuk sudah magrib." sambil menyelimuti bahunya dengan kain.

" Sebentar lagi nduk, bapakmu janji akan pulang hari ini. "





Minggu, 30 Juni 2013

Belanja Online Si Penyelamat Hobiku



Hobiku itu mengkoleksi buku bacaan. Membeli dan mengkoleksinya saja, membacanya nanti – nanti pas ketemu waktunya dan moodnya yang pas. Tetapi sering juga bukunya hanya dibeli dan disentuhnya Cuma sekali-sekali tidak diselesaikan sampai akhir.  Namun, sejak menikah satu tahun yang lalu, salah satu hobiku ini agak tersandung dengan sedikit larangan  dari si suami tercinta. Kenapa ? Ya itu tadi, belinya aja yang rajin bacanya belum tentu :D. Maka dari itu setiap kami pergi ke mall dengan enggannya dia malas menemani aku masuk ke toko buku.  Dengan berbagai cara dia pasti berhasil mengalihkan aku agar tidak pergi ke toko buku.

Hemm menyebalkan kalau sudah seperti ini !

Tapi sekarang tradaaa….sejak maraknya belanja online, transaksi ini menyelamatkan hobiku, hehehee. Aku bisa bebas berbelanja – belanjiii memilih buku yang aku suka ( tapi tetep koq ijin sms ke suami ). Berbekal dari hasil pertapaan di mbah google aku menemukan beberapa situs penjualan buku online namun pilihanku jatuh pada www.gramediaonline.com.  Karena selain online shop, toko benerannya sudah sering aku kunjungi. Di situs ini proses sangat mudah, informasinya lengkap, pilihan pembayarannya lumayan banyak dan konfirmasinya pun cepat. Pengiriman barang wilayah jabodetabek 1-3 hari, kalau untuk wilayah lain kurang tahu juga berapa lamanya. Selama ini aku belum pernah kecewa dengan pelayanannya.
Pokoknya belanja buku online itu menyelamatkan hobiku.

sebenanarnya tulisan ini akan diikutsertakan pada salah satu giveaway cuma karena ga pede jadilah di publish di blog sendiri ajah. heheheee...hitung-hitung latihan menulis.

sumber gambar : http://www.mycit.ie/contentfiles/images/library/library_books.jpg


Senin, 24 Juni 2013

Prompt #18 Maafkan bunda

Sore itu aku tidak tahu apalagi penyebabnya lisa mengamuk kembali, Aku terbangun. Lisa yang tidur disampingku, meronta - ronta dan menjerit. Aku berlari keluar dari kamar. Sudah ada abi, dan pengasuhnya yang coba menenangkan lisa, namun pada saat seperti ini hanya aku, bundanya yang mampu menenangkan lisa.

" Ada apa nak ? " tanya bunda.

Lisa tidak menjawab. Hanya mata yang melotot tajam ke arah ku yang ku dapat.

" Mari sayang bunda peluk " seru ku lagi.

Aku berjongkok mendekatinya. Bukannya menyambut pelukanku lisa berlari dan menjauh dariku. Ini tidak seperti biasannya. Lisa selalu menyukai pelukanku.

" Ada apa ini? kenapa dengan anakku? "

Aku meyusul lisa ke kamar, ku dapati dia sedang mencoret-coret gambar yang kami buat tadi malam, betapa hatiku berdegup kencang. bahwa coretannya  adalah tulisan.

" lisa tidak suka adik "

"bunda sayang adik"

" adik perut pergi dengan bunda "

tadi pagi memang aku dan suami pergi meninggalkan dia dengan pengasuhnya untuk check up ke dokter kandungan, aku urung membawanya karena lisa masih tertidur padahal aku menjanjikannya sejak tadi malam.

Maafkan bunda nak, karena telah mengingkari janji padamu.

Senin, 20 Mei 2013

Sahabat, Maafkan aku

Beberapa hari lalu, aku menerima bbm dari salah satu sahabat ku semenjak SMA ( dulu kami 9 orang bersahabat baik semenjak SMA ), dia mengabarkan akan melangsungkan pernikahannya bulan Oktober nanti. Kami ngobrol seputaran persiapan pernikahan, lalu terselip dalam percakapan itu mengenai gedung yang akan disewanya. namun sahabat qu ini ternyata blm sreg untuk menyewa gedung tersebut. Alasannya adalah karena lokasi gedung berdekatan dengan rumah sang mantan pacar. aku menjawab sebenarnya tidak mengapa juga klo gedung pernikahan kita dekat dengan rumah mantan pacar kita, gada yang salah dengan itu semua.
saya tidak tahu apa yang terjadi dengan mereka sebelumnya, nenurut sahabat saya itu mereka putus karena mama sahabat saya ini tidak setuju dengan hubungan mereka dan akhirnya memilih laki-laki lain yang direstui oleh mamanya.
ada curhatannya sahabat saya itu yang menusuk hati saya untuk kesian kalinya :
" Kamu siy Ve ga pernah ketemuan sama aku lagi, jadi ga tau deh cerita2 aku lagi gimana, problem aku apa aja..."
kalimat ini sudah pernah bbrp kali aq terima dari bbrp sahabat qu yang lain...membaca bbm dari sahabat qu, ada rasa yang sangat tidak nyaman dihati saya.
Maafkan aku Sahabat ku.
ada banyak hal yang tidak mampu aku jalankan dengan seimbang, termasuk persahabatan kita dan intensitas pertemuan kita.
mungkin aku tidak bisa hadir dalam keseharian mu, tapi percayalah aku masih sahabatmu yang dlu, yang akan selalu mendengar cerita2 mu walaupun bukan dari pertermuan2 kita..melalui media apapun selain pertemuan  aku akan menemanimu.
Datanglah setiap kali kau merasakan kesedihan, aku akan ada untukmu Sahabat.


Senin, 08 April 2013

Terima kasih Ayah karena Kau Telah Pergi

Untuk pertama kalinya dalam hidup, saya ingin mengucapkan Terima kasih kepada Ayah yang telah pergi meninggalkan saya. Ceritanya begini tadi malam saya menonton acara Talk Show Hitam Putih yang bintang tamunya adalah Pemeran Habibi Ainun " Reza Rahardian "
Bukan saya ingin menceritakan siapa dia, sedang apa dia, atau punya kegiatan apa dia, tetapi saya ingin menceritakan apa yang ia tuturkan tentang ayah dalam kehidupannya.
Saya tercenggang dengan penuturan ceritanya, bahwa si aktor itu punya kemiripan dengan cerita hidup saya.
Ayahnya yang pergi meninggalkan dia dan keluarganya. Ibunya harus menjadi single fighter, dia ditinggalkan org yang seharusnya menjadi pelindung, panutan, pemberi kasih sayang. Akhh semua itu sama dengan ku.

Bedanya kini, dia dengan saya adalah :

Dia : Telah mampu menjadi pribadi yang bisa menerima proses kehidupan dengan bijak, ikhlas, kuat, dan protektif dengan keluarganya. yang paling luar biasa Memaafkan dan Berterima kasih kpd ayahnya untuk kepergiannya, dia bilang "kalau saja ayah saya tidak pergi meninggalkan dia dan keluarganya mungkin saja keadaannya tidak akan sebaik sekarang, mungkin dia tidak akan jadi seperti sekarang ini, bahwa sesungguhnya Tuhan benar-benar mempunyai rencana terbaik untuk hidupnya, dan dia sangat bersyukur dengan keadaan ini ( kalimat ini membuat rasa perih, malu dan penyesalan kepada mu Ya Allah..)"

Saya : masih menjalani proses kehidupan ini dengan berupaya untuk kuat tetapi lemah, berani tetapi selalu takut, percaya tetapi gelisah, ikhlas tetapi selalu terbayang-bayang, melupakan tetapi selalu trauma dengan pengkhianatan.

Reza Rahardian kamu membuat saya tercenggang bahwasanya bagaimana kamu bisa berdamai dengan masa lalu mu yang seperti itu. 
Karena ceritamu sekarang ini saya bertekad untuk menata kembali hati saya, mencoba berdamai dengan masa lalu , bersyukur kpd Mu ya Allah dan bertaubat atas kesedihan dan ketidakmenerimaan ini. Terima kasih atas segala penghidupan ini, terima kasih atas kesempatan menikmati rasa sakit ini, karena rasa sakit ini membuat saya, ibu, kakak dan 2 adik saya membuat kami lebih menjadi satu, lebih saling memiliki, lebih saling menggegam tangan yang lainnya.

Terima kasih ayah karena kepergianmu dan pengkhiatanmu adalah sumber terbesar pelajaran bagi kami. Sekarang kami sudah bahagia, hidup sejahtera, punya suami yang insyaallah baik, pnya pekerjaan yang baik, sekolah kami selesai dengan baik, Ibu kami punya anak-anak yang baik.
Semua itu sekarang saya merasa lebih dari cukup, lebih dari segala yang saya butuhkan.

Pergilah Ayah saya merelakan mu, karena itu sudah takdir mu dan takdir kami.

#Bahagia



Kamis, 21 Maret 2013

Indahnya Dunia tanpa Asap Rokok



Hampir 4 tahun gw kerja di perusahaan broker asuransi, dan selama itu pula gw mulai di”asepin” sama asap rokok.
Dari yang tadinya gw gada Asma, sampe sekarang gw ada Asma. Penyakit rutin adalah pilek, flu dan batuk.
Udah bete bgt sama asap rokok ini, walapun akhirnya kembali dengan banyaknya pertimbangan gw belum mampu juga untuk ninggalin pekerjaan gw sekarang.
Huffffffff…..

Dulu jamannya belom nikah, asap rokok ini masalah kesekian yang gw pikirin. Tapi sejak nikah dan program hamil, aseeeli deh asap ini biking gw stress bgt.
akhir2 ini siy Banyak yang toleransi dan mengurangi ngerokok dideket gw semenjak gw kena Asma, tapi banyak juga yang gebleg dan masa bodoh gada tendeng aling2 sama sekali, dunia milik dia sendiri dan rokok kurang ajarnya itu.

Wooiiiiii................wwoooiiiiii dunia itu indah tanpa asap rokok si biang racun

Semangat lagiiii cari pekerjaan baru, semoga dunia perbakingan yang lagi gw pelajari bisa diterapkan segera.


#vera yg lagi program hamil